Cara mengatasi dan mengenali baterai kembung

By | September 15, 2015

Cara mengatasi dan mengenali baterai kembung – Ponsel merupakan benda yang sulit dipisahkan dari pemiliknya. Perekam aktivitas anda pun dekat dengan keandalan fiturnya. Mulai dari yang serius hingga hiburan. Semua bisa diakomodir perangkat cerdas ini. Cukup tunjuk sana sini, segala kebutuhan bisa dieksekusi.

Tapi pernahkah anda mengalami hal hal yang tak terduga dengan ponsel. Mati mendadak misalnya, sehingga segala urusan jadi berantakan. Ada kemungkinan besar itu disebabkan oleh baterai ponsel yang bermasalah atau rusak.

Baterai merupakan perangkat yang sangat vital dalam kehidupan manusia modern. Hampir semua perangkat elektronik penunjang menggunakan baterai. Pada gadget, center, radio, remote, jam hingga laptop menggunakan baterai. Khusus untuk ponsel, baterai yang digunakan adalah jenis rechargable ( nickel ataupun lithium).

Sayangnya, jika tidak diperlakukan secara baik, baterai sering berubah bentuk menjadi kembung. Orang sering menyebutnya dengan istilah baterai hamil. Saking kembungnya, bahkan kadang kala baterai tersebut tak lagi muat di tempatnya. Penampilan baterai seperti ibu hamil mungkin tak mengapa jika performa baterai tetap baik. Sayangnya, baterai kembung hampir pasti selalu diikuti dengan turunnya kemampuan dayanya. Menjadi trop dan harus dicas terus menerus meski tak jua penuh.

Cara mengatasi dan mengenali baterai kembung

Cara kerja baterai

Seluruh jenis baterai menggunakan reaksi kimia untuk menghasilkan daya. Sebagai contoh, baterai kering yang kerap kita gunakan jenis aa dan aaa adalah perangkat yang berasal dari reaksi mangan dioksida dan amonium klorida dan seng. Baterai ponsel pun sama, menggunakan reaksi kimia yang telah dikalkulasi tegangan masuk dan keluarnya.

Penyebab baterai kembung

Setiap baterai baik yang sekali pakai atau rechargable memiliki usia pakai tertentu sebelum menjadi rusak dan masuk tong sampah. Nah, dengan penanganan yang tepat, usia pakai baterai dapat menjadi lebih panjang dibandingkan jika diperlakukan seenaknya saja. Mengenai baterai kembung sendiri, ada banyak sekali hal dapat menyebabkan hal tersebut. Satu diantaranya yang paling sering menjadi biang kerok adalah penggunaan charger yang tidak sesuai. Termasuk menggunakan material tak bermutu seperti charger kw alias asli tapi palsu dan masa charging yang terlalu lama.

Penyebab lain yang suka mendominasi baterai kembung adalah penggunaan powerbank yang belakangan beredar luas di pasar lokal indonesia. Untuk merek dan jenis power bank yang bermutu tinggi barangkali kemungkinan menyebabkan baterai kembung tidaklah signifikan. Tetapi jika powerbank abal-abal yang digunakan, alamat baterai kembung hanyalah hitungan hari, minggu, bulan saja.

Penyebab baterai kembung atau gendut, dikarenakan anda lalai menggunakannya. Contohnya ketika ponsel anda sedang dalam keadaan di charge, dengan kondisi baterai sudah penuh, tapi anda lupa untuk mencabut ponsel. Anda terlalu memaksakan untuk menggunakan ponsel.

Sehingga ponsel tidak mempunyai waktu istirahat saat dilakukan cas. Maksudnya saat melakukan proses pengisian baterai, pengguna tidak boleh melakukan aktivitas ponselnya. Seperti memutar video, musik, sms, bermain game dan lainnya.

Tips mengatasi baterai kembung

Solusi untuk menyembuhkan atau untuk membuat baterai ponsel agar bisa digunakan yaitu dengan mempraktekkan hal berikut. Walaupun ini hanya sementara, karena anda cepat atau lambat harus merogoh kocek untuk membeli baterai baru.

  1. Buka baterai dari ponsel anda

    Bungkus baterai menggunakan plastik dengan rapat, dan usahakan udara tidak bisa masuk ke dalam baterai yang sudah dimasukkan ke dalam plastik. Kemudian, masukkan baterai ponsel ke dalam lemari pendingin atau kulkas simpan di bagian freezer.

  2. Tunggu sampai 12 jam

    Jika penyimpanan sudah selesai sampai waktu yang sudah ditentukan, maka keluarkan baterai yang tersimpan di dalam lemari pendingin atau kulkas. Dan lap bagian pembungkus baterai, karena baterai masih dalam kondisi dingin, bersihkan baterai dengan menggunakan tisu atau kapas sehingga tidak berakhir.
    Sebelum patri digunakan kembali ke dalam ponsel, pastikan baterai ponsel terisi kembali dengan cara pengisian yang terpisah atau menggunakan desktop charger. Setelah terisi penuh, masukkan baterai ke ponsel dan hidupkan kembali ponsel tersebut.

Demikianlah tutorial mengenai cara mengatasi dan mengenali baterai kembung yang banyak sekali terjadi untuk saat ini. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait Yang Perlu Anda Baca:

Cara mengatasi dan mengenali baterai kembung was last modified: September 15th, 2015 by admin